Artikel & Opini · Ekonomi & Ketenagakerjaan
Mengapa Inflasi Pangan Lebih Berat bagi Rumah Tangga Miskin
Bagi keluarga termiskin, pangan menyita lebih dari separuh pengeluaran. Kenaikan harga beras tiga persen berarti hal yang sangat berbeda di dua ujung distribusi pendapatan.
Angka inflasi nasional adalah rata-rata yang menyembunyikan ketimpangan. Rumah tangga di desil terbawah mengalokasikan 56 persen pengeluaran untuk makanan, dibanding 22 persen pada desil teratas.
Kebijakan stabilisasi harga yang seragam karena itu bersifat regresif. Yang dibutuhkan adalah bantalan yang menyesuaikan dengan komposisi belanja rumah tangga, bukan sekadar target inflasi agregat.